Kepedihanku adalah penyembuh lukamu
Setiap nafas yang kau tarik
Tersayat pembuluh darahku dan pancarkan hasrat memilikimu
Nikmatnya candu kepedihanmu sudah tak terasa lagi
Seolah ingin menambah dosis agar aku mati
Banyak begitu batu merajam tubuh yang terbenam ini
Inginku entas tapi padang siap menguhunus
Apakah aku harus tenggelam ?
Apakah kau tak mampu lagi mereduksi setiap masalah yang kau temui ?
Oh, betapa nalangnya dunia ini
Apalagi sekawanku yang masih saja begitu
Yang masih memendam amarah diatas senyuman pahit
Hingga menjadi gunung kebencian
Mengapa tak luapkan saja semua ?
Agar mereka tahu ...
Agar dia tahu ...
Apa yang kita inginkan
Apa yang kita impikan bersama
Hingga saat nanti kita tunjukan apa yang kita genggam
Bersama kamu, dia, mereka dan kalian semuanya
Bahwa waktuku telah banyak berkurang
pututrakhmad©2009
