Powered By Blogger

Minggu, 22 Maret 2009

Aku kini..

Kepedihanku adalah penyembuh lukamu

Setiap nafas yang kau tarik

Tersayat pembuluh darahku dan pancarkan hasrat memilikimu

Nikmatnya candu kepedihanmu sudah tak terasa lagi

Seolah ingin menambah dosis agar aku mati


Banyak begitu batu merajam tubuh yang terbenam ini

Inginku entas tapi padang siap menguhunus

Apakah aku harus tenggelam ?

Apakah kau tak mampu lagi mereduksi setiap masalah yang kau temui ?


Oh, betapa nalangnya dunia ini

Apalagi sekawanku yang masih saja begitu

Yang masih memendam amarah diatas senyuman pahit

Hingga menjadi gunung kebencian


Mengapa tak luapkan saja semua ?

Agar mereka tahu ...

Agar dia tahu ...

Apa yang kita inginkan

Apa yang kita impikan bersama

Hingga saat nanti kita tunjukan apa yang kita genggam

Bersama kamu, dia, mereka dan kalian semuanya

Bahwa waktuku telah banyak berkurang

pututrakhmad©2009