Powered By Blogger

Kamis, 22 Januari 2009

Kunjungan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di SMAHASA




Penyerahan Buku "U.S NAVY A COMPLETE HISTORY"
Pada hari kamis (22/01) SMA Hang Tuah-1 kedatangan rombongan tamu dari konsulat jenderal AS. Kedatangan mereka disambut oleh perwakilan siswa-siswi SMA Hang Tuah-1 SMA Hang Tuah-2 dan SMA Hang Tuah-4 Surabaya yang kebetulan merupakan libur sekolah saat itu. Pagi hari itu para siswa, guru dan pihak Yayasan Hang Tuah mempersiapkan segala sesuatu dengan baik sebelum para rombongan datang. Setelah penyambutan para rombongan dibawa ke R.Lab Boilogi untuk melanjutkan acara lebih lanjut.



Sebelumnya telah dipersiapkan perwakilan siswi untuk menjadi pembawa acara dan guide para rombongan ketika berkeliling kompleks SMAHASA. Mereka adalah Khusnul dan Nira, siswi SMAHASA kelas XII A2, karena dinilai mereka mampu berbahasa inggris secara aktif, dan juga mereka adalah pemenang lomba Debat Bahasa Inggris tingkat SMA/SMA se-Yayasan Hang Tuah.



Genta Rambu A (tengah) menyerahkan lukisan hasil karyanya kepada Mrs. John Bird


Acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh Bapak Supadi Wardoyo dari pihak Yayasan Hang Tuah, kemudian Mr. John C. Taylor selaku Humas Konjen AS di Surabaya dan Mrs. John Bird, istri Mr John Bird, seorang petinggi Angkatan Laut di Amerika Serikat, sekaligus Konjen Amerika Serikat di Surabaya. Setelah itu dilakukan pertukaran cendera mata oleh kedua pihak. Pihak Konjen AS memberikan buku "U.S NAVY A COMPLETE HISTORY", yaitu buku tentang sejarah dan perkembangan Angkatan Laut di Amerika Serikar serta buku-buku yang mereka sumbangkan untuk perpustakaan SMA Hang Tuah-1. Kemudian pihak Hang Tuah memberikan sebuak lukisan hasil karya siswi SD Hang Tuah 10 bernama Genta Rambu A. berjudul "Semangat Belajar SD Hang Tuah 10 Juanda".


Setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, salah seorang siswa menanyakan mangapa rombongan memilih berkunjung ke SMA Hang Tuah-1 dibanding sekolah lainnya. "Ya, memang tepat sekali kami berkunjung ke SMA Hang Tuah-1 ini, karena sekolah ini merupakan naungan Angkatan Laut Indonesia, rombongan kami sendiri juga juga berasal dari U.S. NAVY." jawab John C. Taylor.



Konsulat Jenderal Amerika Serikat juga membuka program beasiswa untuk pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Amerika Serikat. Mereka dapat mendatangi International Village yang berada di Universitas Surabaya untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut. Namun perlu ditekankan biaya perkuliahan di universitas di Amerika Serikat sangatlah mahal, oleh karena itu hal ini sangatlah kompetitif bagi siswa Indonesia yang hendak melanjutkan studi di Amerika Serikat.



Ketika disinggung tentang agresi tentara Israel di jalur Gaza, Palestina, John C. Taylor menyangkal adanya dukungan Amerika Serikat untuk Israel dalam agresi tersebut, ia juga menambahkan bahwa selama ini Amerika Serikat adalah negara pemberi donatur terbesar untuk rakyat Pelestina beberapa tahun terakhir, bahkan jumlah donasi yang mereka berikan lebih besar dibanding jumlah donasi yang dikumpulkan dari negara-negara di Asia.



Para rombongan juga diajak mengelilingi ruangan di SMA Hang Tuah-1 dan Nira sebagai guide yang akan menjelaskan setiap ruangan dengan menggunakan bahasa inggris. Setelah itu para rombongan menikmati jamuan makanan di Ruang Lobby kemudian sebelum kembali meninggalkan SMA Hang Tuah-1.




Mrs. Sonya Wilson (kiri), ketika menikmati jamuan makan bersama Nira sebagai guide, didampingi Bu Eva dan Pak Edi.


"Saya senang sekali telah berkunjung di sekolah ini, siswa dan gurunya sangat ramah dan menerima kami dengan senang hati" ujar Mrs John Bird sebelum meninggalkan SMA Hang Tuah-1.





pututrakhmad©2009

Rabu, 21 Januari 2009

Safe us from Pornography

Pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat.

Pornografi dewasa ini sudah menjadi hal yang wajar dan bahkan tidak ada yang kaget mendengarnya. Tak heran jika dikalangan remaja yang sedang dalam masa pendidikan mau tidak mau harus disodori dengan hal-hal yang semestinya belum mereka terima, dan bahkan sangat meracuni otak-otak para pelajar saat ini. Sungguh tragis memang jika para generasi-generasi penerus bangsa ini, imannya telah dirusak sejak mereka masih belia. Tidak mudah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang telah diraih dengan susah payah oleh para pendahulu, apalagi dengan adanya globalisasi yang memudahkan bangsa ini mengalami banyak serangan dari berbagai pihak. Dan dengan mudahnya hal-hal yang berbau pornografi didapatkan dimana-mana dengan berbagai media.

Dengan berbagai alasan, apakah itu seni, hasil karya, teknologi ataupun animasi pornografi tetaplah RACUN. Dengan gamblangnya mereka “mengkambinghitamkan” kebebasan berekspresi sebagai “alat” untuk menolak RUU APP yang membatasi praktik yang melanggar susila tersebut. Indonesia ingin dijadikan sebagai negara sekuler yang memisahkan norma agama dan ketentuan dalam berbangsa dan bermasyarakat. Padahal sebagai bangsa timur Indonesia dikenal dan dihormati dunia Internasional karena memiliki kriteria sebagai negara beragama.


Hemat kita, pornografi di Indonesia sudah demikian parah. Oleh karena itu, pembuatan UU Pornografi dinilai sudah sangat mendesak. Jika tidak, dampak negatifnya sangat membahayakan masa depan bangsa, khususnya generasi muda kita.


Memang batasan pornografi sedikit membingungkan, termasuk di kalangan penegak dan praktisi hukum. Tahun 1970-an misalnya, menampakkan paha dan belahan dada saja sudah dinilai porno.

Namun kini, kelihatan pusar bahkan berpose semitelanjang pun dianggap model, bahkan dikategorikan foto seni. Masalah definisi porno inilah yang acapkali menimbulkan debat di kalangan elemen masyarakat. Apalagi, budaya yang berkembang di satu daerah dengan daerah ,lainnya pun berbeda.




Dengan bangganya siswi ini memamerkan auratnya yang semestinya tak ia pertontonkan untuk umum. entah apa yang ada di pikirannya.











Salah satu animasi telanjang yang mengatasnamakan seni yang cenderung bersifat pornografi dan sangat merusak moral


Sampai-sampai tak habis pikir dengan aksi penolakan terhadap pengesahan RUU APP beberapa waktu lalu. Agama adalah satu-satunya senjata ampuh untuk memerangi racun tersebut, tapi kemanakah ia saat ini. Alangkah ngerinya di akhir zaman kelak jika para pendukduknya sudah tak bermoral lagi, bahkan mulai dari tingkat remaja bahkan anak-anak.

Tidak bisa dikatakan bahwa permasalahan sebenarnya ada dalam diri lelaki yang tidak bisa mengendalikan hasrat alaminya, namun yang disalahkan adalah perempuan sebagai objek yang membuat lelaki bergairah. Pendidikan agama sebagai salah satu pilar moral sepertinya tidak bisa lagi mengajarkan pengendalian diri pada umat pengikutnya, terutama lelaki, karena tak ada badai tanpa angin, tak ada akibat tanpa adanya sebab, tanpa adanya bisnis pengelola pornografi, para produser bejat dan konsumen yang selalu haus akan produk-produk laknat tersebut.

Allhamdulillah dengan disahkannya RUU APP setidaknya bisa mengurangi peredaran pornografi dan pornoaksi di masyarakat. Peran masyarakat sangatlah perlu dilakukan, mengingat mesyarakatlah yang dekat dengan hal ini. Dan saya berharap RUU APP ini tidak hanya sebagai isapan jempol belaka, karena tak sedikit para wakil rakyat itu bahkan hobi dengan bisnis pelacuran. Ekonomi bukanlah masalah yang pantas dijadikan senjata berkembangnya bisnis pelacuran, melainkan AKHLAQ dan MORAL seseorang.

Saya adalah salah satu pelajar yang saat ini mengeluh dengan menjamurnya pornografi yang sudah tidak asing lagi bagi para pelajar seperti saya. Saya sangat berharap hentikan peredaran hal-hal yang berbau pornografi, tutup situs, blog yang menampilkan gambar, video atau teks berbau porno. Kami ini para pelajar, jauhkanlah kami dari dari hal-hal tersebut.

*)dengan kutipan dari berbagai sumber.

Senin, 19 Januari 2009

Perkembangan TIK



Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi meningkat dengan pesat, terutama dalam hal jaringan komputer. Pada tahun 1988, jaringan komputer telah digunakan di universitas-universitas dan perusahaan. Salah satunya adalah jaringan internet.


Konsep jaringan lahir tahun 1940-an di Amerika Serikat dari proyek pengembangan komputer Modal I di laboraturium Bell juga dari grup riset Harvard University yang dipimpin Prof. Howard Aliken. Hingga akhirnya kini menjadi sebuah jaringan yang dapat mencakup seluruh belahan bumi, yang dapat dikelola oleh siapapun.



Saat ini jaringan internet dapat digunakan menjadi media apapun, bahkan tidak jarang kriminalitas terjadi melalui dunia maya ini. Seperti halnya pembobolan rekening dapat dilakukan melalui cara ini, yang paling tragis adalah masih banyaknya situs-situs pornografi yang beredar bebas di tengah ditegakkanya UU Anti Pornografi, menjadi konsumsi khalayak luas secara bebas. bahkan tak jarang para generasi muda teracuni otaknya.

Minggu, 18 Januari 2009

Regenerasi Youth Center of Surabaya Youth Red Cross





Youth Center of Surabaya Youth Red Cross merupakan pengurus Palang Merah Remaja Kota Surabaya yang bertugas mengoordinir seluruh administrasi, kegiatan hingga keanggotaan seluruh palang merah remaja di Surabaya ini. Kepengurusan Youth Center of Surabaya Youth Red Cross direkrut dari para perwakilan anggota PMR se-Surabaya.



Pada hari Minggu (28/12) lalu diadakan seleksi kepengurusan untuk Youth Center of SYRC generasi ke-3.Acara seleksi diadakan di Markas PMI Cabang Kota Surabaya di jl. Sumatera 71 Surabaya yang sekaligus sekertariat Youth Center of SYRC. Acara yang dihadiri lebih dari 100 peserta seleksi tersebut hanya meloloskan 30 orang kandidat calon pengurus. Selanjutnya diadakan pemantapan calon pengurus pada 10-11 Januari 2009 di SMKN 5 Surabaya.


Kegiatan pemantapan dimulai pukul 15.00 WIB, pertama peserta dikumpuldan di Markas PMI Cabang Kota Surabaya kemudian diberangkatkan menuju SMKN 5 dengan berjalan kaki. Selanjutnya meraka menerima berbagai pelatihan oleh para pemateri dan senior mereka. "Youth Center adalah pemimpin, dengan bergabungnya kalian menjadi pengurus Youth Center berarti kalian harus siap menjadi pemimpin PMR se-Surabaya." ujar Dr.Ananto Sidohutomo,MARS selaku Pembina Relawan PMI Cabang Kota Surabaya yang sekaligus Pembina Youth Center of SYRC yang saat itu bertindak sebagai pemateri leadership. Selain Pembina Relawan turut hadir pula Koordinator PMR, Rudi Winarno, S.E , Koordinator TSR (Tenaga Suka Rela) dr. Seno Suharyo dan Staff Bidang Pendidikan & Pelatihan, Dasa Warsia A.

Setelah para pemateri, giliran para senior yang memberi bekal menat, tanggung jawab dan kepemimpinan meraka agar siap menghadapi kepengurusan selanjutnya dengan bijaksana. Sebelum acara pemantapan diakhiri, diadakan pemilhan Ketua Umum Youth Center of SYRC untuk masa bakti 2009-2010 mendatang, hingga terpilih Rosalia siswi SMAN 21 Sebagai Ketua Umum terpilih.






Peserta sedang mendapat pelatihan leadership






Para peserta (bawah) dan panitia Pemantapan Youth Center of Surabaya Youth Red Cross

Senin, 05 Januari 2009

Rancanakan Masa Depanmu Mulai dari Sekarang


Seperti yang kita ketahui, kita semua adalah pelajar yang mempunyai dan harus mengejar cita-cita sebagaimana yang kita impikan. Apalagi kita berada pada jenjang sekolah menengah atas yang merupakan awal penentuan masa depan kita. Oleh karena itu kita mesti mengetahui potensi yang ada dalam diri kita agar kita dapat mengembangkannya menjadi sebuah masa depan yang cemerlang.

Karir merupakan bagian dari masa depan yang menjadi tujuan hidup seorang manusia yang dapat dicapai oleh suatu proses belajar dan peran-peran yang disandang sepanjang hidup. Penembangan karir haruslah bercermin dengan bakat dan kemampuan yang kita miliki masing-masing. Jika tidak, kita akan merasa tidak nyaman dan terbebani dengan karir yang kita tempuh. Pengenalan karir juga harus ditrapkan sejak dini agar seseorang dapat dengan matang untuk memutuskan karir yang akan ia jalani.

Setelah lulus SMA kebanyakan dari kita dibingungkan dengan berbagai pilihan kemanakah kita akan melanjutkan. Sebuah pertanyaan yang jawabannya telah tertanam pada diri kita. Entah akan kuliah dengan berbagai pilihan jurusan yang sering membingungkan kita. Atau mungkin akan melanjutkan kerja dengan skill yang pas-pasan, dan bahkan sama sekali tidak mempunyai keahlian sama-sekali. Ya, kehidupan memang penuh pilihan, dan setiap pilihan selalu penuh dengan pengorbanan.

Masa depan kita ada di tangan kita sendiri, kita harus berani berubah dengan tangan kita sendiri untuk lebih baik. Beranilah untuk berubah, beranilah untuk bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi para pemberani. “Challenge Your Self!” Ingatlah kawan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengubah masa depanmu jauh lebih baik. Oleh karena itu, rancanakan masa depanmu mulai dari sekarang.
pututrakhmad©2009